www.eric-senjaya.co.nr


Julie Estelle
April 1, 2008, 1:24 pm
Diarsipkan di bawah: Geulis

Julie Estelle lahir di Jakarta, 4 Januari 1989. Karir Julie, demikian biasa dipanggil, diawali dari foto model kemudian merambah ke film layar lebar.

Sebagai foto model, penampilan Julie ‘terheboh’ adalah saat tampil dalam majalah Playboy versi Indonesia. Munculnya majalah yang memiliki pasar kaum dewasa itu, mengundang kontroversial hingga kini. Salah satunya, Julie harus ikut terseret dan ikut diperiksa atas pengaduan sebuah organisasi sosial keagamaan.

Sementara sebagai bintang film, adik kandung VJ MTV, Cathy Sharon itu, telah membintangi film ALEXANDRIA bersama Fachri Albar dan Marcel Chandrawinata. Berikunya ia membintangi film DEALOVA, dan film terbarunya, sebuah ilm horror arahan sutradara Rizal Matovani, KUNTILANAK.

Julie sendiri adalah anak Thierry Gasnier dan Hilda Limbara, pasangan berdarah Perancis dan Manado-Cina.

Perempuan yang pernah masuk nominasi Most Favorite Rising Star MTV lewat film ALEXANDRIA itu, kini tengah menjalin hubungan dengan pembalap nasional Moreno Seoprapto, yang juga adik dari Ananda Mikola.(KPL)



Marissa Haque
April 1, 2008, 1:19 pm
Diarsipkan di bawah: Geulis | Tag: , , , , , , , , , , ,

Marissa Grace Haque atau Marissa Haque yang lahir di Balikpapan, 15 Oktober 1962, semula dikenal sebagai aktris film. Selanjutnya, istri penyanyi rock sekaligus pengusaha, Ikang Fawzi ini, melebarkan sayap menjadi seorang sutradara, produser film dan politikus.

Sebagai politikus, karier politik ibu dari Isabella Muliawati Fawzi (19) dan Marsha Chikita Fawzi (18) ini, diawali dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yang kemudian mengantarkan dirinya menjadi anggota DPR-RI (2004).

Akibat konflik yang dilatarbelakangi soal pencalonan dirinya sebagai wakil gubernur Banten, mendampingi Zulkiflimansyah kandidat gubernur yang diangkat oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Syarikat Islam (PSI), Marissa akhirnya dipecat dari senayan oleh partainya.(KPL)

Profil Singkat

Aktris senior ini dikenal sebagai sutradara, produser film, sekaligus politikus Indonesia. Karier politiknya langsung melesat ketika bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan terpilih sebagai anggota DPR-RI tahun 2004.

Dia lah Marissa Haque. Wanita kelahiran Balikpapan, 15 Oktober 1962 ini adalah salah satu aktris yang sukses terjun ke kancah politik. Perihal ketertarikannya kepada dunia Politik, Icha menjelaskan bahwa dia merasa ada jalan tuhan yang mengantarkannya pada sebuah dunia yang sama sekali berbeda dengan profesi sebelumnya sebagai aktris.

Selain itu, Icha menambahkan tentang adanya amanah yang harus dia kerjakan, ada pembelaan yang harus dia lakukan untuk masyarakat kecil, serta beribu-ribu tugas kemasyarakatan lainnya.

Menurut wanita yang akrab disapa Icha ini, semua kesuksesan yang ia raih tak terlepas dari etos kerja yang diwariskan oleh ibu dan ayahnya. “Etos kerja yang diwariskan itu membuat kami bertiga, saya sebagai anak yang tertua, Soraya dan Shahnaz, selalu merasa bangga menjadi diri sendiri,” papar Icha dalam website resminya.

Ibu dua anak ini merasa mantap untuk menjalani semua profesi itu. Selain berpolitik, Icha tengah menjadi seorang sutradara, produser, editor, dan penulis skenario film.

Icha yang bersuamikan Ikang Fawzi, penyanyi rock kondang Indonesia, kini dikaruniai dua orang anak gadis yang bernama Isabella Muliawati Fawzi dan Marsha Chikita Fawzi. Menjadi seorang istri dan ibu tak menjadi halangan bagi Icha untuk tetap memperhatikan pendidikan formal. Sehingga, setelah gelar sarjana hukum dia raih di Universitas Trisakti, Icha segera mengambil program Master (S2) di Universitas Katolik Atmajaya, bidang Linguistik Terapan Bahasa Inggris.

Semangat Icha untuk melanjutkan studi tentang bisnis film masih menggebu-gebu. Hal itu membuat Icha harus meninggalkan suami dan kedua anak perempuannya untuk mengambil magister di School of Film, Ohio University, Amerika Serikat.

Walaupun selama kuliah di Amerika Icha harus berpisah dengan suami dan buah hatinya, Icha menekankan bahwa mereka sekeluarga seakan seperti empat sekawan yg berusaha selalu kompak dan sehati. Mereka saling memahami dan bertekad menjalankan kehidupan yang demokratis, terarah, santun, serta Islami. Untuk menjaga keharmonisan keluarga, Icha berpesan bahwa pembicaraan di meja makan adalah ritual penting yang selalu mereka jalani.

”Kami menganggap bahwa dialog yang santun dan cerdas harus dimulai dengan latihan-latihan kecil yang biasa dilakukan oleh orang tua kepada anak-anaknya dirumah, khususnya di meja makan,” ungkap Icha.(Eric 574nk)



Cathy Sharon
April 1, 2008, 1:16 pm
Diarsipkan di bawah: Geulis

Cathy Sharon adalah seorang Video Jockey (VJ) MTV dan juga bintang akting Indonesia. Cathy yang keturunan Perancis lahir di Jakarta, 8 Oktober 1982.

VJ Cathy, demikian biasa disebut, sebelum bergelut di dunia akting dan presenter, terlebih dulu berkarier sebagai bintang model. Sementara debutnya di layar lebar lewat film horor BANGKU KOSONG arahan sutradara Helfi Ch. Kardit.

Selain itu perempuan bernama lengkap Catherine Sharon Gasnier ini yang juga kakak kandung bintang akting remaja Julie Estelle pernah juga turut mendukung sinetron CEWEK PENAKLUK.(KPL)



Tamara Bleszynski
April 1, 2008, 1:11 pm
Diarsipkan di bawah: Geulis

Siapa sih yang tak kenal Tamara Bleszynski. Bintang sinetron dan model berdarah Sunda-Polandia ini lahir di Jakarta, 25 Desember 1974. Wanita yang bernama lengkap Tamara Natalia Christina Mayawati Bleszynski ini mencuat lewat iklan sebuah merek sabun mandi. Saat ini, Tamara kerap menghiasai media entertainment sejak perpisahannya dengan mantan suaminya Tengku Rafly Pasha, seorang pengusaha asal Aceh, dan juga perbutan hak asuh putera semata wayang mereka, Tengku Rasya Islamy Pasha.

Sidang perceraiannya bermula 7 September 2005. Namun, keputusan resmi cerai baru keluar pada 1 Februari 2006. Usai resmi menjanda, wanita ayu yang pernah menyandang artis terfavorit Panasonic Award 2005 ini, harus meneruskan perseteruannya dengan mantan suaminya terkait perebutan hak asuh Rasya.

Bahkan, Tamara menghadapi tuntutan Rafli dan KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) ke pengadilan atas tindakannya memisahkan anaknya dari ayahnya. Meski pada akhirnya Tamara harus merelakan Rasya tinggal bersama Rafli, usai Mahkamah Agung memutuskan hak asuh jatuh ke tangan mantan suaminya.

Belum usai konflik perebutan hak asuh Rasya, Tamara ini kembali diterpa gosip tak sedap perihal hubungannya dengan seorang model internasional bernama Mike Lewis. Gosip yang juga menyebutkan dirinya hamil hanya dianggap angin lalu oleh wanita yang menjadi mualaf saat menikah dengan Rafli pada 1 Desember 1997 silam.

Konflik perceraian dan perebutan hak asuh anak yang berlarut-larut membuat pamor Tamara makin meredup, hingga akhirnya artis yang ngetop lewat sinetron Ramadhan, DOA MEMBAWA BERKAH ini memutuskan cuti dari dunia keartisan untuk beberapa waktu.

(Eric Senjaya/Sumber:KPL)



Nadine Candrawinata
April 1, 2008, 1:06 pm
Diarsipkan di bawah: Geulis

Ia dikenal masyarakat lewat ajang Putri Indonesia 2005. Saat itu Ia diutus propinsi DKI Jakarta. Bahkan, Ia berkesempatan mewakili Indonesia bertarung di Miss Universe 2006 yang berlangsung di Shrine Auditorium, Los Angeles, Amerika Serikat. Ia berhasil meraih juara kedua untuk Budaya Nasional Terbaik dan Putri Persahabatan.

Siapa lagi kalau bukan Nadine Chandrawinata. Perempuan keturunan Indonesia-Jerman ini, mengenakan gaun tradisional ala Ratu Kencono Wungu atau Tribhuwana Wijayatungga di Miss Universe itu.

Akibat keikutsertaannya dalam acara dunia itu, Bintang film REALITA, CINTA DAN ROCK’N ROLL (2006) ini didemo Mujahidah (anggota FPI) ke Polda Metro Jaya pada 19 Juli 2006. Nadine dituduh melanggar pasal 281 KUHP tentang kesusilaan dalam keikutsertaanya di ajang Miss Universe 2006.

Pemilik tinggi badan 174 cm yang juga kakak bintang sinetron kembar Marcel dan Mischa Chandrawinata ini masih tercatat sebagai mahasiswi London School.

(Eric Senjaya/Sumber:KPL)



Artika Sari Devi
April 1, 2008, 1:02 pm
Diarsipkan di bawah: Geulis

 

Artika Sari Devi dikenal publik sejak terpilih sebagai Putri Indonesia 2004. Keikutsertaan dara ayu asal Bangka Belitung ini dalam ajang putri sejagat atau Miss Universe membuat sosoknya makin dikenal, terlebih saat itu pemilik tinggi badan 168cm dan berat 48kg ini menjadi satu-satunya wanita Asia yang berhasil masuk 15 Besar Miss Universe yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand, 30 Mei 2005, dan menyabet ‘Kristal Miss Universe’ untuk Indonesia.

Tak hanya prestasi yang membanggakan, keikutsertaan wanita kelahiran 29 September 1979 dalam pentas putri ayu dunia tersebut juga sempat terjegal isu foto topless. Kabar miring tersebut mencuat setelah sebuah foto mirip Artika yang tengah berganti pakaian di sebuah ruang ganti di Bangkok, Thailand. Sialnya foto-foto tersebut tersebar luas di internet.

Wanita yang akrab disapa Tika ini mengaku bahwa foto-foto tersebut bukanlah dirinya, melainkan foto yang diambil dari sebuah situs milik salah satu kandidat dalam acara ‘Miss Tiffany’s Universe 2005′, sebuah kontes waria yang juga berlangsung di Thailand 7 Mei 2005, hanya selang beberapa waktu sebelum ajang Miss Universe 2005 digelar.

Pemeran Siti dalam film OPERA JAWA ini masih tercatat sebagai mahasiswi Fakultas Hukum UGM. Meski waktunya lebih banyak tersita untuk kesibukannya di dunia hiburan, pembawa acara reality show “Bedah Sekolah” ini mentargetkan untuk segera menyelesaikan kuliah program pasca sarjana jurusan kenotariatan tahun ini.(KPL)



Rianti Cartwright

Namanya meroket semenjak membintangi film Ayat-Ayat Cinta, film yang diangkat dari novel best seller karya Habiburahman El Shirazy. Ketika itu, sang sutradara, Hanung Bramantyo, mempercayakan dia memerankan tokoh gadis yang selalu mengenakan cadar, Aisha Greimas.

Pemeran gadis bercadar yang memikat itu tak lain, Rianti Cartwright. Pemilik nama lengkap Rianti Rhiannon Cartwright itu mengawali karirnya sebagai Video Jokey (VJ) MTV tahun 2005. Menjadi VJ adalah pijakan bagi Rianti untuk memasuki dunia hiburan.

Wanita berkulit bersih itu tak merasa kesulitan menjadi VJ yang harus bisa berbahasa Indonesia dan asing. Pasalnya, Ayahnya berdarah Inggris dan Ibu berdarah Sunda-Jawa.

Alhasil, Rianti pun mengusasi profesi VJ dalam waktu singkat. Profesi VJ itu pula yang mengubah sosok Rianti yang sejak kecil terkenal pemalu. Rianti mencoba untuk mengubah sifatnya itu karena dia ingin memaksimalkan potensinya di dunia hiburan.

Kedua orang tuanya menempa Rianti menjadi sosok pekerja keras. Sejak kecil, Rianti terbiasa bekerja untuk menambah uang saku. Oleh sebab itu, Rianti mulai memasuki dunia model di usia 16 tahun. Dia juga sempat menjadi editor bahasa majalah Maxx-M di Bandung.

Kemudian, Rianti melangkahkan kakinya ke dunia akting. Tawaran film pertamanya adalah dari Soraya Intercine Film untuk turut bermain dalam Eiffel I’m in Love.

Setelah itu, tahun 2005 dan 2006 Rianti bermain dalam film Inikah Rasanya Cinta, Jomblo, dan Pesan Dari Surga. Tak puas sampai di situ, tahun 2007, Rianti bermain bersama Tora Sudiro dan Indra Birowo dalam D’Bijis.

Rianti mengaku sempat kesulitan memerankan tokoh Asti yang tomboy dalam film D’Bijis karena tokoh itu berbeda dengan karakter aslinya yang feminim.

Masih di tahun yang sama, Rianti kembali bermain film. Kali ini, Rianti bermain dalam film Ayat-Ayat Cinta. Film ini yang akhirnya menghantarkan Rianti ke puncak kesuksesan.

Kepada salah satu media infotainment, Rianti menuturkan bahwa rahasia dia untuk sukses adalah berani mengubah sifatnya yang pemalu agar tidak menghalangi potensinya dalam berkarya. (Eric 574nk)***

—–

Rianti Gallery



Mengapa 574nk?
April 1, 2008, 11:52 am
Diarsipkan di bawah: Asal Usul

Kata 574nk saya ambil dari band yang menginspirasi hidup saya sejak duduk di kelas tiga SD, yakni slank. Saya menganggap lirik slank jujur dan apa adanya. Terbukti sejak umur tujuh tahun, bisikan “suit..suit..he..he..”, lagu pamungkas slank saat itu mampu menghipnotis saya hingga sekarang.

Saya akan bercerita sedikit tentang sejarah band potlot ini. Slank lahir Desember 1983. Kala itu mereka belum menggunakan nama Slank, tetapi Cikini Stones Complex (CSC). CSC dibangun oleh anak-anak SMA Perguruan Cikini, Jakarta.

CSC dimotori Bimo Setiawan alias Bimbim (drum), Boy (gitar), Kiki (gitar), Abi (bass), Uti (vokal), dan Well Welly (vokal). Namun, grup ini tidak bertahan dan membubarkan diri. Salah satu faktor perpecahan itu adalah mereka selalu tampil membawakan lagu-lagu Rolling Stones, CSC mandul dalam menulis lagu sendiri.

Berbekal pengalaman itu, bimbim kemudian mendirikan Slank. Bimbim mengajak Kaka (Vokal), Bongky (Bass), Pay (Gitar), dan Indra Q. (Keyboard) untuk membangun slank.

Slank berhasil menelurkan album pertamanya yang bertajuk suit..suit..he..he..yang bernuansa cadas pada 1990.

Slank tergolong band produktif, Setiap tahun slank pasti menelurkan album. Album Slank di antaranya Suit-Suit….Hehehe (Gadis Sexy) (1990), Kampungan (1991), Piss (1993), Generasi Biru (1995), Minoritas (1996), Lagi Sedih (1996), Tujuh (1997), Slank live-A mild (1997), Mata Hati Reformasi (1998), double album 999+09 (1999), Virus (2001), Slank Virus Roadshow (2002), Satu Satu (2003), Bajakan! (2003), Road to Peace (2004), Plur (2005), Slankisme (2006), Slow But Sure (2007), dan OST get married (2008).

Slank mengalami perubahan personil sampai 14 kali. Formasi terakhir yang dimulai dari album ke-7 Slank, terdiri dari Bimbim (drum), Kaka (vokal), Ivanka (bass), Ridho (gitar), dan Abdee (gitar).

Mudah-mudahan Slank formasi terakhir ini terus bertahan dan solid hingga mereka menjadi legenda seperti band pujaan mereka, The Rolling Stones.

(Eric Senjaya/Slanker)