574nk’s Weblog


Inu Kencana Syafiie

”Kamus Manusia”

Peluncuran buku Inu Kencana for President yang ditulis Tasaro beberapa hari yang lalu di Gedung Landmark, Bandung, menyegarkan ingatan pada tokoh yang satu ini. Nama Inu Kencana Syafiie biasanya dikaitkan bila “sesuatu” terjadi di tubuh Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Padahal, sejalan kesibukannya sebagai dosen di IPDN, Inu sangat senang menulis buku dan novel.

Hingga saat ini, Inu telah menyelesaikan 59 buku dan 2 novel. Bahkan, sejak 1990 hingga 2007 sebanyak 25 karyanya telah diterbitkan, termasuk buku IPDN Undercover. Tema tulisan Inu beragam, ada tentang Islam, ilmu pemerintahan, filsafat, dan tema lainnya.

“Saat ini saya sedang merampungkan buku terbaru, judulnya Kamus Manusia. Buku ini bercerita tentang perilaku manusia, perilaku baik maupun buruk. Ada 1001 tokoh yang saya ceritakan di sini,” tutur Inu.
Tokoh yang Inu ceritakan beragam, mulai dari orang biasa sampai dengan artis dangdut Inul Daratista pun termasuk di dalamnya. Inu beralasan bahwa pengambilan tokoh-tokoh itu bisa mewakili masa tertentu.

Tentang makna angka 1001 pada tokoh yang dia ceritakan di buku ini, Inu menjelaskan bahwa 1001 itu artinya banyak. “Kalau satu kan sedikit, dua lumayan, maka 1001 artinya banyak,” kata Inu sambil tersenyum.

Buku setebal 1.000 halaman ini rencananya akan diterbitkan oleh Salamadinah. Judulnya pun mungkin diganti menjadi Rohnya Zaman karena bercerita tentang orang populer yang mewakili sebuah masa. Selain itu, jumlah halaman pun akan dikurangi agar buku ini bisa didapat masyarakat dengan harga yang lebih murah. “Itu terserah penerbit saja,” ujar Inu.

Selain menulis, bapak tiga orang anak ini memang sangat gemar membaca. Itulah salah satu resep mengapa dia sangat produktif menulis buku. Ketika ditanya mengenai tema buku yang paling sering dibaca, Inu menjawab singkat, “Filsafat.”

Inu menambahkan, “Filsafat dapat menjawab mengenai permasalahan apa pun yang sifatnya mendasar.” Filsafat pula yang mempertemukan Inu pada prinsip, “Saya berada pada titik nol, sedangkan Allah pada kemampuan tak terhingga.” (Eric Senjaya)***


1 Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar

ayo maju terus,ungkap semua kejahatan IPDN,jangan menyerah untuk mengungkap kebenaran, kami rakyat indonesia selalu mendoakan keselamatanmu…..

Komentar oleh adizal86 Juni 18, 2008 @ 6:43 am



Tinggalkan komentar
Baris dan paragraf terpisah secara otomatis, alamat email tidak akan ditampilkan, kode HTML diperbolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>