www.eric-senjaya.co.nr


Inul Daratista-Ratu Ngebor Kontroversial

Siapa yang tak kenal figur yang satu ini. Lewat goyang ngebornya yang fenomenal, karir artis dangdut yang dikenal sebagai Inul Daratista ini mulai melejit di tahun 2003.

Malah, sebuah harian terkemuka ibu kota menurunkan sampai 77 artikel tentang Inul dalam kurun waktu dua bulan sejak kemunculannya. Televisi juga tak mau ketinggalan, kisah hidup Inul dibuat dua sinetron yang masing-masing bertajuk Kenapa Harus Inul? dan Gara-gara Inul.

Demam Inul tak hanya menyerang media lokal, media internasional sekaliber Time meluncurkan dua halaman tentang Inul di edisi 24 Maret 2003.

Inul pertama kali tampil di acara dangdut pada sebuah televisi swasta tahun 2003. Dari penampilan perdananya, Inul menuai kontroversi. Salah satu kontroversi yang gencar terdengar adalah dari raja dangdut, Rhoma Irama. Hal ini sejalan dengan pencekalan yang dilontarkan sebuah perkumpulan artis dangdut.

Akan tetapi, semakin banyak kontroversi yang Inul dapatkan, popularitasnya malah semakin tinggi. Ketika banyak pencekalan untuk manggung di daerah tertentu, order yang datang dari daerah lain malah semakin bertambah. Malah, tawaran dari negara tetangga pun berdatangan.

Sebelum menjadi artis dangdut ternama, wanita bernama lengkap Ainur Rokhimah ini adalah penyanyi dangdut biasa. Inul manggung dari satu tempat ke tempat lain di kampungnya di Desa Kejapanan, Pasuruan, Jawa Timur. Inul manggung dari satu hajatan ke hajatan yang lain.

Ayahnya, Abdullah Aman, sangat menentang profesi Inul sebagai penyanyi. Pasalnya, Inul jarang sekali berada di rumah. Selain itu, Inul kerap kali membolos sekolah. Rupanya Inul keranjingan manggung di hajatan. Tak pelak lagi, ayahnya marah dan melarang Inul menjadi penyanyi.

**

Masa kecil Inul sudah menunjukkan bakatnya dalam bermusik. Ketika Inul duduk di bangku SD, darah seninya sudah mulai tampak. Kedua orangtuanya sering mendapatinya tengah bernyanyi dan menari.

Inul senang bernyanyi lagu-lagu rock Ahmad Albar dan Nicky Astria yang ia dengar di radio. Sambil menikmati musik, Inul kecil juga senang bermain hula hoop; memutar lingkaran rotan di pinggang.

Semasa SMP, Inul mendapat pelatihan dan perhatian khusus dari guru kesenian di sekolahnya. Inul diajari cara menyanyi dan menari oleh guru itu. Sejak itu pula, kemapuan Inul dalam menari dan bernyanyi semakin terasah. Saat itu, Inul belum melirik musik dangdut. Cintanya masih pada aliran pop dan rock.

Keinginan Inul manggung semakin tak terbendung ketika ia menginjak usia SMA. Selama sebulan Inul membolos sekolah demi menyanyi. Akhirnya, Inul memutuskan untuk berhenti sekolah. Kemudian, Inul mencoba peruntungan di Surabaya. Inul dan bandnya kerap tampil di hotel dan cafe. Mereka membawakan hits rock milik hallowen.

Namun, ketika gaung musik rock di tanah air surut, Inul merasa kariernya sebagai penyanyi akan terancam. Sehingga, Inul bergabung menjadi penyanyi di orkes melayu yang kebetulan dekat dengan rumah Inul. Inul tak menyangka justru di jalur dangdut inilah dirinya akan meraih sukses.

Akan tetapi, persaingan dangdut yang ketat memaksa Inul untuk tampil beda. Inul mencoba menciptakan goyangan yang energik dan sportif, atau lebih dikenal sebagai goyang ngebor.

Usaha Inul membuahkan hasil. Karier Inul pun semakin menanjak di dunia dangdut. Malah, masyarakat mengenal dia sebagai ratu ngebor. Selain tampil di berbagai panggung nasional dan internasional, Inul juga kebanjiran order menjadi bintang iklan, bermain sinetron, dan rekaman album. Bahkan, hingga 2006 Inul telah memproduksi 16 album.

Selain berbagai kesibukan itu, Inul juga melebarkan sayap dengan menggeluti dunia bisnis karaoke. Bisnis karaoke itu dia beri nama Inul Vista. Kini, Inul Vista tengah membuka sejumlah cabang di Jakarta dan Bandung. (Eric 574nk)


3 Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar

ciye, Inul :)

Komentar oleh blog kdi

MyNiceSpace.com

Komentar oleh 574nk

Inul Dara Nista, kaleee…
Pantesnya ratu ngebor syahwat, buat lelaki yang otaknya ngeres kaya gw ha..ha..ha.. 1000x

Komentar oleh loyo




Tinggalkan komentar
Baris dan paragraf terpisah secara otomatis, alamat email tidak akan ditampilkan, kode HTML diperbolehkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>