www.eric-senjaya.co.nr


20 Artis Bertarung di Dapil Jabar
November 14, 2008, 2:40 am
Filed under: Pemilu 2009

LAIN dulu, lain sekarang. Dulu, tokoh populer adalah sosok yang menyita perhatian banyak orang. Kini, tokoh populerlah yang mesti memerhatikan orang banyak. Paling tidak, hal seperti itu harus dilakukan oleh tokoh-tokoh populer yang kini ikut menyemarakkan panggung politik tanah air.

Sederet nama tokoh populer muncul menjadi caleg DPR RI. Kelak, mereka menjadi wakil rakyat di Senayan yang sejatinya memerhatikan rakyat.

Tokoh-tokoh populer yang akan bertarung memperebutkan kursi DPR ini beragam, dari kalangan artis, tokoh politik, hingga pejabat pemerintahan. Para tokoh ini menjadikan popularitasnya sebagai salah satu modal untuk memenangi pertarungan politik.

Popularitas artis diyakini mampu mendongkrak perolehan suara partai politik pada Pemilu 2009. Fenomena ini bukan barang baru, mengingat pada Pemilu 2004 tercatat 25 artis yang maju menjadi caleg DPR RI di semua dapil yang diusung oleh 14 partai politik. Pada Pemilu 2009, untuk dapil Jabar saja tercatat sedikitnya 20 artis menjadi caleg DPR RI, diusung 12 parpol.

Selain dari kalangan artis, terdapat pula tokoh berbagai bidang yang memiliki popularitas tinggi. Seperti mantan pejabat, pakar, akademisi, atau yang sebelumnya menjadi anggota DPR RI atau DPRD provinsi. Artinya, caleg tak hanya dituntut memiliki kredibilitas, popularitas pun menjadi harga tak bisa ditawar.

Berdasarkan data KPU yang dihimpun Pusat Data Redaksi “PR”, dari 11 dapil Jabar tercatat 1.806 caleg dari 38 parpol yang akan bertarung menghadapi Pemilu 2009. Dari jumlah itu, muncul sederet nama yang berasal dari kalangan artis dan sebagian lagi dari tokoh populer.

artis

Di dapil Jabar 1 (Kota Cimahi dan Kota Bandung), tujuh kursi di DPR RI akan diperebutkan oleh 156 caleg. Dari kalangan artis muncul oleh Tengku Firmansyah (PKB), Marissa Haque (PPP), dan Ahmad Wijaya atau yang akrab dipanggil Bangkit Sanjaya (Golkar).

Sementara dari kalangan tokoh populer muncul nama Setia Permana (mantan Ketua KPU Jabar/PDIP), Dadang Garnida (mantan Kapolda Jabar/Partai Barisan Nasional), Agus Yasmin (Ketua DPRD Kab. Bandung/Golkar), dan Anwaruddin (Ketua IKAPI Jabar/PBB).

Tak hanya itu, anggota DPR RI yang ikut kembali dari Golkar, yakni Popong Otje Djundjunan, Happy Bone Zulkarnaen, Daday Hudaya, dan Eggi Hamzah.

Di dapil Jabar 2 (Kab. Bandung dan Kab. Bandung Barat), sepuluh kursi DPR RI akan diperebutkan oleh 175 caleg. Di antaranya muncul nama artis Derry Drajat (PAN), Theresia E.E Pardede yang lebih dikenal dengan nama Tere (PD), Rieke Diah Pitaloka (PDIP), Rachel Mariam Sayidina (Partai Gerindra).

Dari kalangan tokoh populer muncul nama Nu`man Abdul Hakim (mantan Wagub Jabar/PPP). Selain itu, ada pula anggota DPR RI yang mencalonkan kembali, yaitu Taufiq Kiemas (PDIP), Ferry Mursyidan Baldan (Golkar), dan Dedy Djamaludin Malik (PAN).

Di dapil Jabar 3 (Kab. Cianjur dan Kota Bogor), sembilan kursi DPR RI akan diperebutkan oleh 172 caleg. Di dapil ini muncul nama artis Sabrina Piscalia dari Partai Pemuda Indonesia. Dari kalangan tokoh populer ada Suryadharma Ali (Menteri KUKM/PPP).

Di dapil Jabar 4 (Kab./Kota Sukabumi), empat kursi DPR RI akan diperebutkan oleh 126 caleg, termasuk oleh artis Inggrid Maria Palupi Kansil (PD).

Di dapil Jabar 5 (Kab. Bogor), sembilan kursi DPR RI akan diperebutkan 197 caleg. Di dapil ini muncul nama artis Marini K.S. atau Marini Zumarnis (PAN) dan Muchin Umar Alatas atau Muchsin Alatas (Partai Hanura).

Selain artis, ada pula tokoh penting lain, seperti Drs. H.A.M. Ruslan (Ketua DPRD Jabar) dan Agus Utara Effendi (mantan Bupati Bogor). Keduanya dari Golkar. Kemudian, anggota DPR RI yang mencalonkan kembali, yaitu Nugraha Besoes, Airlangga Hartarto (keduanya dari Golkar), dan Max Sopacua (PD).

Di dapil Jabar 6 (Kota Bekasi dan Kota Depok), enam kursi DPR RI akan diperebutkan oleh 169 caleg. Di dapil ini tidak muncul nama artis. Tokoh yang muncul adalah Didik J. Rachbini (pengamat ekonomi/PAN). Sementara anggota DPR RI yang mencalonkan kembali di dapil Jabar 6 adalah Dedi Djamaludin Malik (PAN).

Di dapil Jabar 7 (Kab. Purwakarta, Karawang, dan Kab. Bekasi), sepuluh kursi DPR RI diperebutkan oleh 194 caleg. Muncul nama artis Nurul Arifin (Golkar), M. Taufik Hidayat atau lebih dikenal sebagai Tito Sumarsono (PAN), Imam G. Manik atau yang akrab disapa El Manik (Partai Matahari Bangsa), dan Hendra Cipta (Partai Republik Nusantara).

Di dapil Jabar 8 (Kab./Kota Cirebon dan Kab. Indramayu), sembilan kursi diperebutkan oleh 162 caleg. Nama artis yang ada di dapil 8, yakni Nurul Komar (PD) dan Yuyun Sukowati Dewi (Partai Indonesia Sejahtera). Sementara, anggota DPRD Jabar yang ikut bertarung adalah Tetty Kadi Bawono (Golkar).

Lalu, di dapil Jabar 9 (Kab. Majalengka, Sumedang, dan Kab. Subang), delapan kursi DPR RI diperebutkan oleh 154 caleg. Artis yang bertarung di dapil ini adalah Primus Yustisio (PAN). Selain itu, tokoh populer yang ikut bertarung, Tutty Hayati Anwar (mantan Bupati Majalengka/Golkar).

Di dapil Jabar 10 (Kab. Ciamis, Kuningan, dan Kab. Banjar) tujuh kursi DPR RI diperebutkan oleh 130 caleg. Artis yang meramaikan dapil Jabar adalah Cucu Suryaningsih atau yang akrab disapa Evie Tamala (PPP). Sementara tokoh populer yang ikut adalah Eka Santosa (anggota DPR RI/PDIP).

Terakhir, untuk dapil Jabar 11 (Kab./Kota Tasikmalaya dan Kab. Garut), sepuluh kursi DPR RI diperebutkan oleh 171 caleg. Dari kalangan artis muncul nama Gitalis Dwi Natania atau Gita KDI (PKB).

Dengan strategi popularitas ini, parpol berpeluang mendulang banyak kursi di DPR RI. Akan tetapi, bisa saja peluang ini berbalik. Menilik hasil Pemilu 2004 dan beberapa pilkada di Jabar, seorang caleg artis atau tokoh populer belum tentu dipercaya dan dipilih.

Pemilih menyadari bahwa popularitas harus disertai tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap caleg bersangkutan serta kualitas parpol yang mengusungnya. (Eric Senjaya/Gandara Panji Nugraha, Pusat Data Redaksi)***


12 Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar

Saya ragu mereka bisa menjadi penyambuing lidah rakyat. Tapi semoga dugaan saya keliru

Komentar oleh Jhon P.

kbnyakan artis kan suka kawin cerai. ntr kl dh jd, gtu g y???

Komentar oleh fatimah

HABISI BIROKRAT KOLOT
HIDUP PEMUDA INDONESIA

Komentar oleh PEMUDA IDAMAN 2009

BASMI SEMUA BEKING
DAN PREMAN BIROKRAT
HIDUP PEMUDA INDONESIA

Komentar oleh PEMUDA IDAMAN 2009

MAKAN TU BALIGO
MAKANTU PANJI-PANJI POLITIK
MAKAN TU SETIKER
MAKAN TU KARTU NAMA
YANG PEMUDA INDONESIA
BUTUH ADALAH MERDEKA DARI BIROKRAT KOLOT
HIDUP PEMUDA INONESIA

Komentar oleh PEMUDA IDAMAN 2009

HIJAU NYA DAUN BUKAN
BERARTI TAK ADA GUNA
TAPI KUNING NYA DAUN TUA
MENGERTI BERGANTI DENGAN DAUN BARU
MAMPUS LO BIROKRAT KOLOT
HIDUPLAH PEMUDA INDONESIA
SINGSINGKAN LENGAN BAJUMU
BILANG BAHWA PEMUDA BUKAN CUMA SURUH OLAHRAGA
BUTUH HIUP KATAKAN DAN SERUKAN
GIMANA MAU MENANG PIALA DUNIA KALAU MASI LAPAR
DAN MIKIRIN ISI DOMPOT
MARI BERGABUNG DALAM KONGRES PEMUDA INDONESIA
KE 3

Komentar oleh PEMUDA IDAMAN 2009

PEMUDA IDAMAN 2009
23 Februari, 2009 pukul 12:13 am

SUMPAH PEMUDA IDAMAN INDONESIA

KAMI PEMUDA DAN PEMUDI
IDAMAN INDONESIA BERSATU
UNTUK MEMBASMI BIROKRAT KOLOT

KAMI PUTRA DANPUTRI IDAMAN INDONESIA
MENYATAKAN BAHWA PEMUDA INDONESIALAH
PENERUS NEGRI INI

KAMI PEMUDA DAN PEMUDI
INDONESIA BERSATU PADU MEMBANGUN INDONESIA
DAN MENGHENTIKAN UMUR 5OTH KEATAS UNTUK JADI
PEMIMPIN

KAMI ANAK BANGSA NEGRI INI BERSUMPAH
AKAN MEMBERI KESEMPATAN PADA PARA
PEMUDA IDONESIA

DARI PEMUDA UNTUK RAKYAT
PEMUDA IDAMAN INDONESIA

ATAS NAMA PEMUDA DAN PEMUDI
IDAMAN INDONESIA

SAEFUL MU’MININ & ASHARI B KASTUBI

KABUPATEN CIREBON INDONESIA
SIDA SAMPOERNA – DEPOK JAMBALANG

Komentar oleh PEMUDA IDAMAN 2009

JANGAN BICARA BANYAK BUKTIKAN KERJA ANDA
DAN JANGAN MENYALAHKAN PEMUDA KALAU BELUM PERNAH MEMBINA
JANGAN PERNAH BICARA HUKUM KALAU INSAN HUKUM INDONESIA TIDAK PERNAH MEMBERI KESADARAN HUKUM
APALAGI RAKYAT 75% BUTA HUKUM HANYA KATANYA
TIDAK TAU KEJELASANYA

PEMUDA CERBON iPUNK

Komentar oleh PEMUDA IDAMAN 2009

KATAKAN JANJIMU
KEPADA NEGRI INI WAHAI PEMUDA INDONESIA
LAKSANAKAN AMANAT SUMPAH PEMUDA
UNTUK MENJADI PEMIMPIN
JANGAN MUNAFIK RIK!!!

Komentar oleh PEMUDA KAB. CIREBON

PEMUDA KAB.CIREBON BISA LAHIRAN NORMAL GRATIS
424 DESA 40 KECAMATAN TIDAK MINTA UANG PEMERINTAH MALU GA CALON PRESIDEN INONESIA KALAU GAK BISA GRATIS?

Komentar oleh PEMUDA KAB. CIREBON

Artis belum ada yang krupsi yang ada di DPR RI adalah preman tua dedengkotnya Golkar basi. Mereka masih hidup s/d sekrang dan siap merampok lagi berjamaah. Hidup artis Indoensia! Merdekaaaaa………!!!!!!!!!

Komentar oleh Si Oneng

Semalam di Metro TV ada 10 artis yang masuk jadi tervaforit dan akan dipilih rakyat Indonesia. Rieke Pitaloka kedua dan beda tipis adalah Marissa Haque. Keduanya ibarat bibit jatuh ditempat salah yang terus balik kerumah asal leluhur mereka. rieke Dyah Pitaloka adalah anak dari Penggiat CGMI singkatan dari Central Gerakan Mahasiswa Indonesia, dimana ayah Rieke adalah Ketua Cabang Garut. CGMI ini adalah onderbow langsung dari PKI (Partai Komunis Indonesia), sehingga tidak mengherankan bilamana gerakan Rieke selama ini yah seperti kader komunis sejatinya. Rieke sendiri merasa kecewa di PKB yang ternyata memaksa dia memakai jilbab dan bertengkar terus dengan para kyai NU di PBNU, disamping dia merasa bahwa kader keturunan komunis lainnya tidak lebih banyak didapatkan di PKB kecuali Nursyahbani Katajsungkana anak salah seorang pentolan PNI saat lampau di Jatim. Nah, menengai Marissa Haque agak unik. Masih ingat saat di meneriakkan Allahu Akbar, merdeka! yang lalu membuat sakit gigi Pramono Anung Wibisono dan antek kiri lainnya di PDIP pasca selesai adu ngotot dengan Angelina Sondakh dari Demokrat? Kita semua dibuat kebingungan, yang Kristen dan baik hati ada di Partai demokrat malah yang Islam ada di PDIP dan bersikap seperti preman perempuan. Minggu lalu saya ketemu Teh Marissa Hawue tengah sosialisasi dipasar Cicadas, Kota Bandung. Saya agak pangling karena dia sangat hijau dan senyumnya semakin manis. Badannya juga tampak lebih langsing tidak seperti saat dia baru pulang sekolah dari Amerika Serikat dimana dia gembrot dan menyebalkan karena jilbaban namun temannya PKI semua. Saya jadi jatuh hati sama Marissa Haque kali ini, dan bertekad akan mendukungnya agar semakin masuk kedalam dunia pergerakan Islam dikota Bandung dan Jabar. Marissa Haque yang semakin hijau adalah saudariku hari ini. Allahu Akbar! Hidup Petilu…….

Komentar oleh Koboi ITB Tea




Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.